Penghitungan Rencana Impor

A. Langkah penghitungan rencana impor bagi API-P
1. Berapa kapasitas produksi terpasang dari ijin saat ini (misal: 5000 m3). Input di isian Jumlah Kapasitas Produksi
2. Berapa rendemen dari bahan baku ke produk (misal: rendemen 80%)
3. Dari poin 2 berarti butuh 6250 m3 bahan baku. Berapa persen (%) dari impor, misal 100% berarti 6250 M3 impor
4. Dari poin 3 dikonversi ke satuan ton (misal: 6500 ton). Maka total rencana impor dari semua eksportir untuk semua produk maksimal 6500 ton
5. Poin 2-4 dibuat di kop perusahaan n TTD pimpinan, dicap dan diberi meterai. Upload dalam format PDF di elemen data Konversi kebutuhan bahan baku impor dari kapasitas produksi
B. Langkah penghitungan rencana impor bagi API-U
1. Berapa kapasitas gudang dari ijin/bukti kepemilikan/sewa. Gambar gudang dan ukurannya upload dalam format PDF di Izin yang mencantumkan informasi jumlah kapasitas gudang
2. Berapa daya tampung gudang untuk produk impor, misalnya 50% dari poin 1
3. Dari poin 2 dikonversi ke satuan ton (misal: 6500 ton). Maka total rencana impor dari semua eksportir untuk semua produk maksimal 6500 ton
4. Poin 2 dan 3 dibuat di kop perusahaan dan TTD pimpinan, dicap dan diberi meterai. Upload dalam format PDF di Konversi kebutuhan bahan baku impor dari kapasitas gudang